Madu Untuk Kesehatan Dan Kebugaran

Sejak jaman kuno sejarah telah mencatat kegunaan dari madu, baik itu untuk keperluan makanan, minuman, kecantikan maupun untuk kesehatan. Kebiasaan di negara kita dahulu, sewaktu bayi dilahirkan asupan pertama yang diberikan adalah madu, baru kemudian diberikan air susu ibu. Dari peninggalan kuno yang terdapat pada relief di Mesir, diketahui bahwa madu merupakan bahan utama untuk makanan dan kesehatan. Bahkan sejak masyarakat kuno, madu merupakan makanan yang mempunyai gizi yang tinggi selain untuk ramuan pengobatan beberapa penyakit.

Bikin awet muda
Benarkah madu membuat kita sehat dan awet muda? Kita mengenal Ibnu Sina seorang Tabib dan Sastrawan Islam (890-1037) mempunyai usia sampai 147 tahun, dalam usianya yang lebih dari satu abad, masih terlihat awet muda. Ketika ditanya apa rahasianya ia tetap segar bugar? Dikatakan bahwa pada setiap makanan atau minuman yang dikonsumsinya, ia selalu menambahkan madu. Juga pada zaman Julius Caesar, ada anggota senat dengan usia yang tua masih terlihat sehat dan segar. Ketika ditanya apa rahasianya dia nampak demikian, mengatakan bahwa dia selalu mencampur madu dalam makanan, dan menghindari makanan yang mengandung lemak atau minyak. Masih banyak lagi tokoh-tokoh yang terkenal di dunia seperti Pythagoras, Democritus, Hipocrates, Aristoteles dsb. dapat mencapai umur melebihi dari usia rata-rata manusia. Di zaman sekarangpun pada daerah-daerah peternakan madu , seperti di Rusia, terdapat suatu keluarga yang rata-rata mencapai umur 90 bahkan sampai mencapai umur 100 tahun. Salah satu pekerja di peternakan tersebut bahkan mencapai umur 145 tahun, selama hidup tidak pernah diserang penyakit, walaupun sakit flu, pilek sekalipun atau kepala pusing. Putri Proklamator RI Mohammad Hatta mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta, mengungkapkan resep bagaimana agar terlihat tetap bugar, ternyata cukup dengan mengkonsumsi madu secara teratur. Hal itu membuktikan bahwa bagaimana ampuhnya madu bila dikonsumsi setiap hari, atau menjadi bahan tambahan setiap makanan atau minuman.

Kandungan madu
Mengapa madu mempunyai khasiat sangat menakjubkan itu? Ternyata setelah dianalisa, dalam kandungan madu terdapat bermacam-macam logam, vitamin, asam amino, asam organic dll. Misalnya logam mengandung Ca, Na, K, Fe, Cl, P, S,, J dan juga Mn,Si,Cr, Ni, Za dsb. Dalam vitamin mengandung vitamin A, B kompleks, C,D,E,K,H, dan beberapa vitamin dan provitamin yang penting bagi tubuh lainnya. Asam organik seperti asam laktat, oksalat, sitrat, tartrat, malat dll. Bahkan dalam madu itu sendiri terdapat zat yang disebut biogenetic stimulans yaitu zat yang dapat merangsang keaktifan pertumbuhan tubuh manusia, jadi dapat berfungsi sebagai regenerasi. Sedangkan asam amino yang bermanfaat, karbohidrat, gula dll pada madu juga terdapat banyak macamnya. Bila diukur dalam 1kg madu dapat mencapai 3.280 Kkal, setara dengan 50 butir telur, 5,7 liter susu, 25 buah pisang, 40 jeruk, 4 kg. kentang dan 1,68 kg. daging.

Madu untuk kesehatan
Ada berbagai cara menggunakan madu agar bermanfaat, tergantung dari kebiasaan di masing-masing negara. Secara umum penggunaan madu yang kita ketahui adalah sebagai campuran penganan seperti selai campur roti, kue-kue atau makanan lainnya. Dinegara kita Indonesia, madu dibuat untuk minuman kebugaran yang kita kenal STMJ (Susu, Telor, Madu dan Jae) . Minuman sehat ini menjadi menu tersendiri bagi penggemar makanan dan minuman kesehatan, yang berhasiat menambah stamina tubuh serta untuk menjaga kebugaran. Selain itu apabila madu dicampur dengan telor ayam kampung, berkhasiat sebagai obat kuat dan tetap sehat. Di negara-negara lain seperti Rusia, ada resep tersendiri yang sudah dikenal masyarakat di negara tersebut. Menurut resep yang diketahui tentang penggunaan madu sebagai obat adalah, orang dewasa memerlukan 100-200 gr. Madu di konsumsi 3 kali sehari. Sedangkan anak-anak membutuhkan 30-75 gr, juga diminum 3 kali sehari. Menurut penelitian, madu dapat menyembuhkan luka karena madu mempunyai daya antibiotik, didalamnya terdapat suatu zat yang bekerja sebagai stimulant sel-sel jaringan agar cepat pulih dan aktif pertumbuhannya. Dengan daya antibiotik kuman-kuman yang ada pada luka dapat dihambat keaktifannya bahkan sampai dibunuh sama sekali pertumbuhannya. Menurut resep yang diberikan oleh Ibnu Sina atau Avicenna, untuk penderita TBC paru-paru yaitu campuran beberapa gram madu dengan mahkota bunga mawar dimakan bersama. Dianjurkan pula agar pasien meminum madu setiap saat sebanyak 50-100 gr. guna membantu penyembuhannya. Dalam pepatah kuno menyebutkan bahwa madu dan susu adalah teman akrab bagi lambung dan usus kita. Maksud dari pepatah itu artinya didalam usus dan lambung, dengan madu akan lebih cepat proses penyembuhan.

Banyak produksi madu yang dikemas dalam botol-botol dengan berbagai ukuran dari kecil hingga ukuran besar. Produk tersebut dengan berbagai merk berasal dari propinsi di Indonesia seperti madu Sumbawa, madu Kalimantan dll. Disamping itu pengklasifikasian madu berdasarkan hasil spesifik dari nectar bunga. Hasil penelitian para ahli yang dipadukan secara langsung dari konsumen dan masyarakat penggemar madu, setiap jenis madu berasal dari sumber nectar yang berbeda, mempunyai manfaat yang berbeda pula. Namun secara umum khasiat dan manfaat madu tersebut hampir sama. Sebagai contoh madu dari berbagai macam bunga bermanfaat untuk penyakit jantung, darah tinggi, asma, maag/lever. Sedangkan madu dari bunga apel dapat meningkatkan daya tahan tubuh dsb. Adapun nectar bunga yang dihasilkan menjadi madu adalah berasal dari bunga karet, apel, jambu air, mangga, kapuk randu, klengkeng, rambutan, mahoni, durian dll. Dengan banyaknya beredar produk madu di Indonesia, membuat kita selektif memilih madu. Yang perlu diketahui bahwa madu tersebut sebaiknya sudah memenuhi SNI (Standard Nasional Indonesia) dikemas dengan memperhatikan segi kehigienannya. Madu yang baik, rendah kadar airnya. Karena semakin tinggi kadar airnya semakin mudah terjadi fermentasi dan semakin tinggi pula kadar alkoholnya. Madu-madu tersebut diatas diproduksi dari hasil budi daya lebah liar di pusat-pusat perlebahan. Untuk madu lebah liar khususnya yang berasal dari hutan liar, bisa dihasilkan madu khas yang mempunyai rasa pahit dan manis dengan warna hitam, merah, coklat dan hijau. Madu yang mempunyai warna dan rasa berbeda tersebut mempunyai khasiat berbeda pula. Seperti madu hitam pahit dapat menyembuhkan penyakit diabetes/kencing manis, batuk berdahak, radang tenggorokan, panas dalam,rheumatik, paru-paru, jantung dll. Madu merah pahit menyembuhkan penyakit asma, sesak nafas, diabetes, sakit persendian dll. Adapun madu hijau menguatkan jantung, kolesterol, asam urat, meningkatkan daya fitalitas, menghaluskan kulit, memutihkan kulit dll.

Demikian beberapa hal tentang madu yang sudah lama kita kenal selama ini. Dengan mengetahui kandungan dan manfaatnya serta pengalaman orang-orang yang telah mengkonsumsinya, maka kita akan lebih menempatkan madu sebagai makanan alami untuk berbagai kebutuhan kita baik kesehatan, kebugaran maupun kecantikan.

-bs-

Penyakit Yang Perlu Diwaspadai Saat Beribadah Haji

Ibadah haji merupakan salah satu ibadah yang membutuhkan kesiapan ilmu agama, materi, dan juga kesiapan fisik maupun mental. Kondisi tubuh yang prima akan sangat mendukung kelancaran jalannya rangkaian ibadah haji. Apalagi, medan yang akan dilalui para jamaah haji tergolong sulit karena perbedaan cuaca yang mencolok serta harus berdesak-desakan dengan banyaknya manusia. Tak berlebihan kiranya jika para jama’ah haji dihimbau untuk mempersiapkan kondisi tubuhnya supaya tidak mudah sakit, terutama ketika sedang terjadi wabah penyakit menular.
Pada kesempatan ini akan dibahas mengenai beberapa penyakit yang biasanya muncul ketika musim haji dan perlu diwaspadai oleh para calon jama’ah haji. Dengan mengenali penyakit-penyakit tersebut, diharapkan para calon jama’ah haji bisa melakukan usaha preventif (pencegahan), sekaligus mengetahui cara-cara untuk menanggulanginya jika sampai tertular.
INFLUENZA
Virus Influenza menyerang hidung dan tenggorokan, sakit kepala, dan demam. Kemudian diikuti keluarnya cairan atau lendir dari hidung serta kadang juga disertai dengan batuk dan rasa pegal atau ngilu pada persendian. Penyakit ini ditularkan secara langsung lewat kandungan virus di udara ketika seseorang bersin, batuk, bercakap-cakap, atau lewat air liur.
Influenza disebabkan oleh virus dan bisa sembuh sendiri asalkan daya tahan tubuh baik. Namun jika gejalanya sangat mengganggu, jama’ah haji bisa mengatasi influenza dengan obat-obat yang sesuai gejala seperti obat batuk, obat pilek, obat sakit kepala, dan lain-lain. Apabila gejalanya tidak kunjung mereda, hendaknya jama’ah haji segera memeriksakan diri pada dokter yang bertugas di kloternya masing-masing. Untuk mencegah terjadinya influenza, bisa dilakukan usaha sebagai berikut:
– Makan makanan bergizi dalam jumlah yang cukup
– Perbanyak sayur dan buah. Jika perlu boleh ditambah dengan supplemen seperti madu, habbatussauda, dll.
– Banyak konsumsi cairan seperti air putih, air zam-zam,susu, dan lain-lain. Usahakan dalam keadaan hangat (tidak dingin).
– Kenakan pakaian yang tebal dan hangat ketika suhu udara sangat dingin.
– Cukup istirahat. Jangan membuang-buang waktu dan tenaga untuk sekedar berjalan-jalan, berbelanja dll.
– Jika perlu gunakan masker wajah yang menutup lubang hidung dan mulut, terutama ketika sedang terjadi wabah penyakit yang penularannya lewat udara.
D I A R E
Diare (mencret) ditandai dengan meningkatnya frekuensi buang air besar (lebih dari 3 kali dalam sehari) dengan kepadatan tinja yang lebih lunak (encer) dari biasanya. Diare ditularkan lewat lalat lewat makanan atau minuman yang tidak terjaga kebersihannya dan mengandung kuman. Makanan basi juga dapat menyebabkan diare karena kemungkinan sudah mengandung kuman penyebab penyakit diare. Jika jama’ah haji mengalami diare, hendaknya segera saja mengambil tindakan dengan banyak minum cairan, supaya tidak terjadi dehidrasi (kekurangan cairan). Jika diare tidak membaik dan kondisi tubuh makin lemas, sebaiknya periksa ke dokter di masing-masing kloter supaya mendapatkan penanganan segera. Jangan mengonsumsi obat diare sembarangan tanpa petunjuk dokter. Penggunaan obat yang sebenarnya tidak perlu justru menyebabkan keterlambatan penanganan penderita diare, karena cairanlah yang paling dibutuhkan untuk mengganti cairan tubuh yang keluar ketika buang air. Apalagi , kebanyakan kasus diare disebabkan oleh virus yang tidak membutuhkan antibiotik.
Beberapa usahayang bisa dilakukan para jama’ah haji untuk mencegah terjadinya diare, antara lain:
– Cuci tangan menggunakan sabun setiap akan makan dan setelah buang air besar.
– Pilih makanan yang bersih dan dikemas dengan baik (rapat, disegel) dan perhatikan tanggal kadaluarsanya.
– Apabila ingin membeli makanan di rumah makan, pilihlah yang terpercaya kebersihannya.
– Jika hendak menyantap makanan yang disediakan oleh katering, perhatikan kondisi makanan, apakah masih baik, berlendir, bau, atau basi.
– Pilihlah jamban atau WC (toilet) yang bersih. Jika perlu, bawa tissu dan air bersih sendiri.

MENINGITIS MENINGOKOKUS

Meningitis atau radang selaput otak yang disebabkan oleh bakteri Neisseria meningitis, ditandai dengan gejala panas tinggi yang mendadak, nyeri kepala, kaku kuduk, mual, muntah, kejang, kulit kemerahan, kesadaran menurun hingga tidak sadarkan diri. Meningitis merupakan penyakit yang harus diwaspadai karena akibat yang muncul bisa sangat fatal, yaitu sampai menyebabkan kecacatan bahkan kematian. Penyakit ini ditularkan dari penderita ke orang lain secara langsung lewat percikan cairan hidung dan tenggorokan ketika bersin, berbicara dan batuk. Oleh karena itu, jama’ah haji hendaknya segera memeriksakan diri ke dokter yang bertugas di kloternya jika menemui gejala-gejala tersebut. Selain itu, jama’ah haji hendaknya berusaha mencegah dan menjaga diri supaya tidak tertular meningitis dengan cara-cara sebagai berikut:
– Selalu gunakan masker, terutama ketika sedang terjadi wabah atau berada di tempat yang penuh dan berdesak-desakan.
– Hindari melakukan aktifitas yang tidak perlu dan berada di tempat keramaian kecuali memanghendak melakukan rangkaian ibadah.
– Makan makanan bergizi, minum dalam jumlah yang mencukupi, dan cukup istirahat supaya kondisi tubuh selalu dalam kondisi prima.

S A R S
Penyakit saluran nafas akut berat atau SARS merupakan penyakit sangat akut dan berat yang menyerang paru-paru manusia. Gejalanya berupa panas tinggi , batuk berdahak, nafas pendek, sesak nafas, sakit kepala, kaku otot, lemah, bahkan sampai gangguan kesadaran.SARS disebabkan virus corona yang sangat menular dan bisa menyebabkan kematian. Penularannya secara langsung lewat percikan bersin atau batuk seseorang yang terinfeksi. Usha-usaha untuk mencegah terjadinya penularan SARS sebagai berikut:
– Gunakan masker ketika berada di tempat umum.
– Sering cuci tangan menggunakan sabun, terutama setelah menggunakan fasilitas umum.
– Sebelum memastikan bahwa tangan dalam keadaan bersih, sebaiknya jangan memegang mulut, mata dan hidung.
– Segera periksa ke dokter ketika baru muncul gejala yang mirip influenza dan segera tinggkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan suplemen, karena penyakit SARS bisa menyebabkan kematian dalam waktu singkat.

LEBIH BAIK MENCEGAH DARIPADA MENGOBATI
Setiap jama’ah haji hendaknya senantiasa menjaga kesehatan dan mencegah supaya tidak tertular penyakit. Kiranya tepat sekali semboyan yang mengatakan bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati. Untuk itu, alangkah lebih baik jika sebelum berangkat, para jama’ah haji sudah mengetahui ilmu dan pengetahuan mengenai beberapa penyakit yang banyak terjadi ketika beribadah haji berikut cara pencegahannya. Demikian penjelasan yang berkaitan dengan kesehatan saat beribadah haji, semoga bermanfaat. Dan bagi jama’ah haji , semoga bisa menunaikan ibadah dengan sebaik-baiknya dalam kondisi sehat dan menjadi haji mabrur.
(Dinukil dari Majalah As-Sunnah , edisi 06/thn. XIV, Dzulqa’dah 1431 H, Oktober 2010 M , oleh dr. Avie Andriyani Ummu Shofiyyah).

HABBATUSSAUDA

HABBATUSSAUDA (Nigella Sativa)

Habbatussauda merupakan obat herbal yang sangat besar manfaatnya, obat herbal ini sering di sebut dengan jinten hitam si raja obat. khasiat dan manfaat habbatussauda telah lama di sebutkan oleh Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wassalam, Beliau bersabda :
‘ Gunakanlah (konsumsilah) Habbatussauda’, karena didalamnya terdapat obat untuk segala macam penyakit kecuali kematian. (HR. Bukhori dan Muslim).

Tanpa disadari perkembangan terapi modern ini ternyata tidak sepenuhnya mampu meyembuhkan beberapa penyakit, bahkan obat-obatan yang sekarang beredar sebagian ada yang menyimpan efek samping yang membahayakan tubuh manusia. Dengan penemuan obat herbal inilah, mengkonsumsi Habbaatussauda sebagai obat dan terapi kesehatan sangat dianjurkan Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam. Ironisnya kaum muslimin di Indonesia tidak begitu mengenal obat ini, Padahal di berbagai negara (Eropa, Amerika dan sejumlah negara Asia) habbatussauda mengalami kepoluleran yang sangat nyata dengan dilakukan beberapa riset ilmiyah untuk mengungkap kebenaran hadits tersebut. ( diantaranya oleh Profesor El Dakhany dari Microbiologi Research Center, Arabia, Dr Michael Tierra L.A.C.O MD, Pharmachology Research Department Laboratory, Departement Pharmachy King College London dll).
Berikut adalah beberapa Khasiat Habbatussauda ( Jinten hitam/Black seed/Niggela Sativa) :

1. Menguatkan sistem kekebalan Jinten Hitam (Habbatussauda) dapat meningkatkan jumlah se-sel T, yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Evektifitasnya hingga 72 % jika dibandingkan dengan plasebo hanya 7 %. Dengan demikian mengkonsumsikan Habbatussauda’ dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Pada tahun 1993, Dr Basil Ali dan koleganya dari Collge of Medicine di Universitas King Faisal, mempublikasikan dalam jurnal Pharmasetik Saudi. Keampuhan extract Habbatussauda diakui Profesor G Reimuller, Direktur Institut Immonologi dari Universitas Munich, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat digunakan sebagai bioregulator. Dengan demikian Habbatussauda dapat dijadikan untuk penyakit yang menyerang kekebalan tubuh seperti kanker dan AIDS.

2. Meningkatkan daya ingat, konsentrasi dan Kewaspadaan Dengan kandungan asam linoleat (omega 6 dan asam linoleat (Omega 3), Habbatusssauda merupakan nutrisi bagi sel otak berguna untuk meningkatkan daya ingat dan kecerdasan, Habbatussauda juga memperbaiki mikro (peredarandarah) ke otak dan sangat cocok diberikan pada anak usia pertumbuhan dan lansia.

3. Menetralkan Racun dalam Tubuh Racun dapat menganggu metabolisma dan menurunkan fungsi organ penting seperti hati, paru-paru dan otak. Gejala ringan seperti keracunan dapat berupa diare, pusing, gangguan pernafasan dan menurunkan daya konsentrasi. Habbatussauda’ mengandung saponin yang dapat menetralkan dan membersihkan racun dalam tubuh.

4. Memperbaiki saluran pencernaan dan anti bakteri Habbatussauda’ mengandung minyak atsiri dan volatif yang telah diketahui manfaatnya untuk memperbaiki pencernaan. Secara tradisional minyak atsiri digunakan untuk obat diare. Tahun 1992, jurnal Farmasi Pakistan memuat hasil penelitian yang membuktikan minyak volatile lebih ampun membunuh strainbakteri V Colera dan E Coli dibandingkan dengan antibiotik seperti Ampicillin dan Tetracillin.

5. Mengatasi gangguan Tidur dan Stress Saponin yang terdapat didalam habbatussauda memiliki fungsi seperti kortikosteroid yang dapat mempengaruhi karbohidrat, protein dan lemak serta mempengaruhi fungsi jantung, ginjal, otot tubuh dan syaraf. Sapion berfungsi untuk mempertahankan diri dari perubahan lingkungan, gangguan tidur, dan dapat menghilangkan stress.

6. Anti Histamin Histamin adalah sebuah zat yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang memberikan reaksi alergi seperti pada asma bronchial. Minyak yang dibuat dan Habbatussauda dapat mengisolasi ditymoquinone, minyak ini sering disebut nigellone yang berasal dari volatile nigella. Pemberian minyak ini berdampak positif terhadap penderita asma bronchial. Penelitian yang dilakukan oleh Nirmal Chakravaty MD tahun 1993 membuktikan kristal dari niggelone memberikan efek suppressive. Kristal-kristal ini dapat menghambat protemkinase C, sebuah zat yang memicu pelepasan histamin. Penelitian lain membuktikan hal serupa. Kali ini dilakukan Dr Med. Peter Schleincher, ahli immonologi dari Universitas Munich. Ia melakukan pengujian terhadap 600vorang yang mederita alergi. Hasilnya cukup meyakinkan 70 % yang mederita alergi terhadap, sebuk, jerawat, dan asma sembuh setelah diberi minyak Nigella (Habbatussauda’). Dalam praktiknya Dr Schleincher memberikan resep habbatussauda’ kepada pasiencyang menderita influenza.

7. Meningkatkan Bioaktifitas Hormon Hormon adalah zat aktif yang dihasilkan oleh kelenjar endoktrin, yang masuk dalam peredaran darah. Salah satu kandungan habbatussauda adalah sterol yang berfungsi sintesa dan bioaktivitas hormon.

8. Melancarkan Air Susu Ibu Kombinasi bagian lemak tidak jenuh dan struktur hormonal yang terdapat dalam minyak habbatussauda dapat melancarkan air susu ibu. Penelitian ini kemudian di publikasikan dalam literature penelitian di Universitas Potchestroom tahun 1989.

9. Tambahan Nutrisi Pada Ibu Hamil dan Balita Pada masa pertumbuhan anak membutuhkan nutrisi untuk meningkatkan system kekebalan tubuh secara alami, terutama pada musim hujan anak akan mudah terkena flu dan pilek. Kandungan Omega 3, 6, 9 yang terdapat dalam habbatussauda merupakan nutrisi yang membantu perkembangan jaringan otak balita dan janin.

10. Anti Tumor Pada Kongress kanker International di New Delhi , minyak habbatussauda diperkenalkan ilmuwan kangker Immonobiologi Laboratory dai California Selatan, habbatussauda dapat merangsang sumsum tulang dan sel-sel kekebalan, inferonnya menghasilkan sel-sel normal terhadap virus yang merusak sekaligus menghancurkan sel-sel tumor dan meningkatkan antibody

11. Nutrisi bagi manusia Habbatussauda kaya akan kandungan nutrisi sebagai tambahan energi sangat ideal untuk lansia, terutama untuk menjaga daya tahan tubuh dan revitalitas sel otak agar tidak cepat pikun. Habbatussauda mengandung 15 macam asam amino penyusun isi protein termasuk didalmnya 9 asam amino esensial. Asam amino tidak dapat diproduksi oleh tubuh dalam jumlah yang cukup oleh karena itu dibutuhkan suplemen tambahan, Habbatussauda dapat mencukupinya.

Artikel Asli dari massaidi blogspot com.

Berobat Dalam Islam

Allah menghendaki sehat dan sakit bukan karena kezaliman-Nya., melainkan karena kebijaksanaan-Nya. Alloh memerintah hamba-Nya berusaha menjalani sebab-sebab yang mengantarkan kepada setiap kebaikan, dan itu merupakan kesempurnaan tawakal seorang hamba.
Allah menimpakan rasa sakit yang berbeda-beda, dan tidak ada yang dapat menyembuhkannya kecuali Alloh semata.
Hukum Berobat
Para ulama berbeda pendapat mengenai hukum berobat.
1. Pendapat pertama mengatakan bahwa berobat hukumnya wajib, dengan alasan adanya perintah Rasulullah SAW untuk berobat dan asal hukum perintah adalah wajib. Ini adalah salah satu pendapat madzab Malikiyyah, madzab Syafi’iyyah, dan madzhab Hanabilah .
2. Pendapat kedua mengatakan sunnah/mustahab, karena peritah Nabi SAW untuk berobat dan dibawa kepada hukum sunnah karena ada hadits yang lain Rasulullah SAW memerintahkan bersabar. Ini adalah madzab Syafiiyyah.
3. Pendapat ketiga mengatakan mubah/boleh secara mutlak , karena terdapat keterangan dalil-dali8l yang sebagiannya menunjukkan perintah dan sebagian lagi boleh memilih (ini adalah Hannafiayyah dan salah satu pendapat madzab Malikiyyah).
4. Pendapat keempat mengatakan makruh. Alasannya, para sahabat bersabar dengan sakitnya. (HR. Bukhari: 5652) Al Imam Qurthubi RHA mengatakan bahwa ini adalah pendapat Ibnu Mas’ud RA, Abu Darda RA dan sebagian para tabi’in. (Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an:10/138)
5. Pendapat keenam mengatakan lebih baik ditinggalkan bagi yang kuat tawakalnya dan lebih baik berobat bagi yang lemah tawakalnya. Perintah ini dari kalangan madzab Syafi’iyyah.

Kesimpulan dari berbagai macam pendapat di atas. Sesungguhnya terdapat berbagai macam dalil dan keterangan yang berbeda-beda tentang berobat. Oleh karena itu, sebenarnya pendapat pendapat di atas tidaklah bertentangan. Berobat hukumnya berbeda-beda menurut perbedaan kondisi. Ada yang haram,makruh,mubah,sunnah, bahkan ada yang wajib.
Islam memerintahkan umatnya berobat
Berobat pada dasarnya dianjurkan dalam agam Islam, sebab berobat termasuk upaya memelihara jiwa dan raga, dan ini termasuk salah satu tujuan syariat Islam ditegakkan, terdapat banyak hadits dalam hal ini, di antaranya:
“Sesungguhnya Alloh menurunkan penyakit beserta obatnya, dan Dia jadikan setiap penyakit ada obatnya, maka berobatlah kalian, tetapi jangan berobat dengan yang haram”. (HR. Abu Dawud:3874, dan dishohihkan oleh al-Albani dalam Shohoh wa Dha’if al-Jami:2643).
Dari Usamah bin Syarik berkata: “Ada seorang Arab Badui berkata kepada Nabi SAW :
‘Wahai Rasulullah, apakah kita berobat?’ Nabi SAW bersabda, “Berobatlah,karena sesungguhnya Alloh tidak menurunkan penyakit kecuali pasti menurunkan obatnya, kecuali satu penyakit (yang tidak ada obatnya) ‘Mereka bertanya,’Apa itu?’ Nabi SAW bersabda, “Penyakit tua” (HR. At-Tirmidzi: 2038, dan dishohihkan oleh al-Albani dalam Sunan Ibnu Majah:3436).
Dinukil dari Majalah Al-Furqon edisi 08 tahun ke-10, Feb 2011 oleh Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali A.M.

Makanan Halal di Rumah

Meja makan di ruang makan rumah kita ternyata merupakan tempat yang selalu ingin dituju. Apalagi bila telah terhidang beraneka ragam makanan, minuman serta buah-buahan di atasnya. Siapa pun di antara anggota keluarga kita tentu akan selalu berhasrat untuk segera menyantapnya.
Ada hal yang penting dalam masalah santap-menyantap makanan dan mereguk minuman. Yaitu, apapun yang kita santap memiliki peranan yang sangat besar terhadap perkembangan fisik maupun kejiwaan penyantapnya. Ia juga sangat berpengaruh terhadap baik dan tidaknya hati seseorang yang otomatis akan berpengaruh terhadap seluruh jasadnya. Santapan yang halalan thoyyiban, halal dan baik, akan membentuk jiwa yang suci dan jasmani yang sehat. Sebaliknya santapan yang haram tentu hanya akan membentuk jiwa yang keji yang bersifat hewani.
Tatkala seseorang tidak lagi peduli terhadap apa yang ia santap, apakah halal dan baik ataukah sebaliknya, maka setan akan ikut ambil bagian darinya dan menguasainya. Alloh ‘Azza wa Jalla berfirman (yang artinya) :
Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu. (QS. al-Baqoroh [2]: 168)

Sebagian Pengaruh Buruk Santapan Haram
Tidak dipungkiri bahwa sebagian tabiat dan watak manusia dibentuk dari makanan yang ia konsumsi. Makanan akan diolah menjadi darah, dan darah akan membentuk daging, sedangkan daging yang tumbuh dari sesuatu yang haram akan berbuah adzab. Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya):
“Tidak akan masuk surga (yaitu) tubuh yang diberikan makan dari sesuatu yang haram.” (HR. Abu Ya’la 1/29, Silsilah ash-Shohihah no. 2609)
Makanan yang haram lagi menjadi sebab berpalingnya seseorang dari ketaatan menjalankan kewajiban agamanya. Makanan yang haram lagi jelek akan menghalangi terkabulnya do’a, sebagaimana dikisahkan Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam tentang seorang laki-laki yang sedang safar lalu mengangkat kedua tangannya seraya berdo’a. Dan telah dimaklumi bahwa kondisi safar termasuk salah satu sebab terkabulnya do’a. Namun karena makanannya dari yang haram, maka do’anya tidak dikabulkan oleh Alloh Ta’ala.
Peranan Penting Suami
Oleh karena itu, agar apa yang terhidang di atas meja makan rumah kita terpelihara dari yang haram lagi jelek, maka seorang suami harus perhatian dan selektif dalam mencari nafkah. Dalam mencari nafkah hendaknya didasari dengan kaidah yang benar. Yakinlah bahwa rezeki itu di tangan Alloh ‘Azza wa Jalla. Kemudian raihlah rezeki dengan beribadah, bertakwa, berdo’a dan tawakkal serta berbaik sangka kepada-Nya ‘Azza wa Jalla. Caranya, hendaknya rezeki itu diperoleh dengan cara yang Dia ridhoi. Ingatlah bahwa tujuan kita mencari rezeki adalah untuk beribadah kepada-Nya, sehingga jangan sampai saat menuntut rezeki justru lalai dari ibadah. Jangan tertipu oleh sistem kafir yang menghalalkan segala cara asalkan hasilnya banyak. Sistem ini hanyalah sistem hewani (QS. Muhammad : 12). Bila mendapatkan rezeki, ridholah dan qona’ahlah atas pemberian-Nya Subhaanahu wa ta’aala.
Apabila seorang suami memperhatikan kaidah-kaidah tersebut, insya Alloh ia akan bisa menghindari harta yang haram dan hanya mengambil yang halal dengan cara yang baik lagi halal. Dengan begitu ia hanya akan membawa ke rumah nafkah yang baik lagi halal semata. Namun apabila seorang suami tidak berpegang pada kaidah yang baik dalam mencari nafkah, maka ia akan terjatuh dan tertipu oleh harta haram dan akan mengenyangkan keluarganya dengan nafkah yang haram pula. Sehingga nafkah yang ia berikan hakikatnya hanya berbuah malapetaka semata. Naudzu billahi min dzalik.
Pedoman yang Halal dan yang Haram
Setelah ia berpegang dengan kaidah yang benar dalam mencari nafkah, ia harus mengetahui yang halal dari yang haram dan sebaliknya. Dia tahu yang halal untuk diambil dengan cara yang halal, dan mengetahui yang haram untuk ditinggalkan. Untuk mudahnya, terdapat pedoman yang harus dipahami, yang dengannya kita bisa menetapkan sesuatu itu halal atau haram.
1. Asal segala sesuatu yang ada di bumi adalah halal.
Alloh ‘Azza wa Jalla telah menyediakan di bumi ini berbagai hal yang bisa diambil manfaatnya sebagai makanan maupun minuman. Bahkan Dia ‘Azza wa Jalla memperuntukkan seluruhnya bagi manusia. Dia ‘Azza wa Jalla berfirman (yang artinya):
Dia-lah Alloh yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu. (QS. al-Baqoroh [2]: 29)
Jadi, apapun yang ada di bumi, di daratannya maupun di laut dan sungainya, berupa sesuatu yang bisa diambil manfaatnya sebagai makanan maupun minuman oleh manusia, hukumnya adalah halal kecuali ada dalil yang mengharamkannya. (Majmu’ Fatawa, Ibnu Taimiyyah, 21/542)
2. Sesuatu yang halal dan baik akan tetap halal dan baik selagi didapat dengan cara yang halal dan baik pula.
Kita hanya diperintah untuk menikmati yang halal lagi baik, yaitu yang dihalalkan oleh Alloh Subhaanahu wa ta’aala bagi kita dan yang kita dapatkan dengan cara syar’i. Apabila ada sesuatu yang jelas tidak halal, semisal khomer, maka tidak boleh dinikmati. Atau apabila ada sesuatu yang halal namun didapatkan dengan cara yang haram, maka juga tidak boleh dinikmati sebab ia telah berubah menjadi haram dan buruk lagi kotor. (Syarah Arba’in an-Nawawiyah, Ibnu Utsaimin hlm. 164)
Kita ambil misal seseorang yang mendapatkan harta dan selainnya dengan cara menipu atau korupsi. Maka, meskipun yang ia bawa pulang ke rumahnya ialah berupa sesuatu yang dzatnya halal, seperti uang, beras, roti dan lainnya, maka menjadi haram sebab didapatkan dengan cara yang haram. Alloh Subhaanahu wa ta’aala berfirman (yang artinya):
Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil. (QS. al-Baqoroh [2]: 188)
3. Sesuatu yang haram dzatnya tetap haram meski didapatkan dengan cara syar’i dan halal.
Di antara sesuatu yang ada di bumi ini ada yang Alloh ‘Azza wa Jalla haramkan dzatnya, seperti khomer. Seandainya seseorang bekerja di ladangnya sendiri, lalu ia memetik buahnya sendiri lalu menjualnya di pasar, kemudian uang hasilnya ia belikan khomer dan ia bawa pulang; maka khomer tersebut tetap haram meski dia membelinya dengan uangnya sendiri.

Alloh ‘Azza wa Jalla dan Nabi-Nya Shallallaahu ‘alaihi wa sallam yang Mengharamkan
Tentang haramnya sesuatu maka Alloh Subhaanahu wa ta’aala yang berhak mengharamkannya. Hal ini sebab asalnya segala sesuatu itu dihalalkan oleh Alloh, sehingga tidak menjadi haram kecuali bila Alloh ‘Azza wa Jalla sendiri yang mengharamkan. Dan perlu diketahui, karena hukum asal segala sesuatu itu halal, maka Alloh tidak memerincinya. Adapun sesuatu yang haram, maka Dia ‘Azza wa Jalla telah memerincinya. Dia ‘Azza wa Jalla berfirman:
Mengapa kamu tidak mau memakan (binatang-binatang yang halal) yang disebut nama Alloh ketika menyembelihnya, padahal Alloh telah menjelaskan kepadamu apa yang diharamkan-Nya atasmu, kecuali apa yang kamu terpaksa memakannya. Dan sesungguhnya kebanyakan (manusia) benar-benar hendak menyesatkan (orang lain) dengan hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan. Sesungguhnya Robbmu, Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang melampaui batas. (QS. al-An’am [6]: 119)
Adapun tentang perincian sesuatu yang diharamkan maka telah disebutkan oleh Alloh ‘Azza wa Jalla di dalam al-Qur’an maupun melalui lisan Nabi-Nya di dalam hadits-haditsnya. Hal ini sebab pengharaman Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam terhadap sesuatu sama dengan pengharaman Alloh Subhaanahu wa ta’aala.
Imam Syafi’i berkata,” Asal hukum makanan dan minuman adalah halal kecuali yang diharamkan oleh Alloh dalam al-Qur’an atau melalui lisan Rosululloh Shallallaahu ‘alaihi wa sallam, karena apa yang diharamkan oleh Rosululloh Shallallaahu ‘alaihi wa sallam sama halnya dengan yang diharamkan oleh Alloh.” (al-Umm, Imam Syafi’i, 2/213)

Dinukil dari Majalah al-Mawaddah :. Edisi 02 Tahun ke-4.: Rubrik Nasihat.
[ Oleh: Ust. Abu Ammar al-Ghoyami ]

Membersihkan Tubuh Selama Tiga Hari (Three-day Cleansing)

Salah satu cara untuk membantu penyembuhan sesuatu penyakit adalah dengan atau melalui “Three-day cleansing program” atau “Membersihkan tubuh selama 3 (tiga) hari”. Menurut Dr. Christopher ada 5 keuntungan yang diperoleh dengan mengikuti three-day cleansing program (membersihkan tubuh selama 3 hari):
1. Akan membersihkan lendir-lendir dari tubuh, yang merupakan penyebab polip, tumor, cysta, dan penyebab kelihatan menua.
2. Selain membersihkan dapat juga memberikan kecukupan kebutuhan tubuh, yang dapat membangun sel-sel tubuh.
3. Akan memperbaiki kerusakan jaringan-jaringan tubuh.
4. Akan mengaktifkan kembali arus listrik tubuh yang sudah lemah dan akan membantu alat-alat pembuangan dari tubuh.
5. Bagi yang terlalu gemuk akan diturunkan berat badannya menjadi normal, dan tubuh yang kurus akan dinaikkan berat badannya hingga normal.

Salah satu pembersih terbaik yang dapat digunakan dalam three-day cleansing program ini, adalah buah apel. Bahkan selain pembersih darah terbaik, apel juga mempunyai hasiat untuk menyembuhkan. Sebutan bahasa Inggris mengatakan “An apple a day will keep the doctor away” yang artinya “Satu buah apel sehari akan menghindari pergi ke dokter”.
Selain apel, bahan pembersih terbaik berikutnya adalah wortel. Di dalam wortel hampir seluruh kebutuhan tubuh tersedia, walaupun tidak lengkap atau tidak mencukupi. Masih banyak buah atau sayuran lainnya yang dapat digunakan seperti jeruk, semangka, grape-fruit, buah anggur, kacang panjang dll. Bahkan air suling-pun dapat digunakan.
HARI PERTAMA
Pagi-pagi sekali, sekitar jam 06.00, minumlah sari pepaya 1 ½ sampai 2 gelas (+/- 400-500 cc). Pepayanya jangan mentah, tetapi juga jangan terlalu matang, supaya jangan bergumpal-gumpal waktu di juice. Tujuan meminum sari pepaya ini adalah sebagai pencahar untuk membersihkan isi perut. Setengah jam kemudian, atau jam 06.30, mulailah minum sari wortel (hanya sari wortel, tidak dicampur dengan air) sebanyak 3 liter sehari. Sari wortel ini tidak boleh dicampur dengan garam, gula, atau dengan apa sekalipun. Sari wortel ini boleh diminum di antara 5 atau 6 kali dalam sehari. Kalau sari wortel tidak terlalu cocok dengan tubuh Anda, minumlah sedikit-sedikit, tetapi lebih sering. Tetapi kalau seandainya tidak cocok sama sekali, boleh diganti dengan sari-apel atau atau dengan sari lainnya. Jangan lupa bahwa selama mengikuti pembersihan tubuh ini, Anda tidak boleh memakan sesuatu apapun.

HARI KEDUA
Sama dengan hari pertama, mulailah dengan meminum sari pepaya pada jam 06.00 pagi sebanyak 1 ½ sampai 2 gelas (400-500 cc). Setengah jam kemudiankembalilah meminum sari wortel sebagaimana dianjurkan pada hari pertama.
Pada hari kedua ini, agar ada serat di dalam perut, makanlah satu buah wortel sehari – sebaiknya pada waktu tengah hari. Di samping memakan sebuah wortel pada hari kedua ini, minumlah 1 sendok teh minyak zaitun 3 kali sehari. Tujuan minyak zaitun ini diminum adalah sebagai pelumas bagi kerongkongan dan usus. Perlu diingat bahwa kalau wortel yang digunakan untuk pembersihan, hanya wortel juga yang boleh dimakan, tidak boleh dicampur.
HARI KETIGA
Hari ketiga tidak jauh berbeda dengan hari kedua. Perbedaannya yang jelas ialah bahwa pada hari ketiga ini tidak perlu lagi dimulai dengan minum sari pepaya, melainkan langsung saja minum sari wortel dengan ukuran dan peraturan yang sama dengan hari pertama dan hari kedua.
Sebatang wortel dapat dimakan pada hari ketiga ini, sama seperti pada hari kedua. Dan minyak zaitun tetap diminum satu sendok teh 3 kali sehari. Pada hari ketiga ini Anda akan merasa lapar. Tetapi jangan khawatir, Anda merasa lapar bukan karena kekurangan zat-zat kebutuhan tubuh, melainkan oleh karena kebiasaan perasaan kenyang dan oleh karena tubuh Anda sedang dibersihkan dari banyak sisa-sisa makanan yang dibuang dari dalam tubuh.
Hari Keempat
Pada hari keempat, kalau Anda masih bertahan, hentikanlah minum sari wortel, tetapi minumlah hanya air putih bersih (kalau mungkin air suling) sebanyak-banyaknya. Ini akan menolong membersihkan sisa sisa kotoran yang masih bertumpuk di dalam tubuh. Tetapi, kalau Anda tidak tahan, pada hari keempat ini Anda telah boleh minum sari sayuran dan buah-buahan lainnya atau makan (semuanya mentah tanpa dimasak)
Hari Kelima dst.
Pada hari yang kelima ini Anda telah boleh minum sari dan bermacam jenis buah dan sayuran serta memakan mentah-mentah. Jangan dulu terlalu cepat kembali kemenu makanan sehari-hari sementara tubuh Anda sedang dalam proses pembersihan.
Sesudah satu minggu mengikuti menu makanan yang diutarakan di atas, Anda telah boleh mengikuti menu makanan kebiasaan Anda sehari-hari dengan memperhatikan hal-hal berikut:
1. Kurangi makanan dimasak;
2. Kurangi garam, gula dan minyak;
3. Kurangi telur, daging dan ikan;
4. Jangan minum susu sapi;
5. Jangan makan roti putih, mentega dan keju;
6. Jangan merokok, minum-minuman keras, kopi dan teh.

Diambil dari buku yang berjudul: “Diet & Juice Theraphy” oleh Dr. R.A. Nainggolan
-bs-
Tangerang, 9 April 2012

Madu Untuk Kesehatan dan Kebugaran

Sejak jaman kuno sejarah telah mencatat kegunaan dari madu, baik itu untuk keperluan makanan, minuman, kecantikan maupun untuk kesehatan. Kebiasaan di negara kita dahulu, sewaktu bayi dilahirkan asupan pertama yang diberikan adalah madu, baru kemudian diberikan air susu ibu. Dari peninggalan kuno yang terdapat pada relief di Mesir, diketahui bahwa madu merupakan bahan utama untuk makanan dan kesehatan. Bahkan sejak masyarakat kuno, madu merupakan makanan yang mempunyai gizi yang tinggi selain untuk ramuan pengobatan beberapa penyakit.

Bikin awet muda
Benarkah madu membuat kita sehat dan awet muda? Kita mengenal Ibnu Sina seorang Tabib dan Sastrawan Islam (890-1037) mempunyai usia sampai 147 tahun, dalam usianya yang lebih dari satu abad, masih terlihat awet muda. Ketika ditanya apa rahasianya ia tetap segar bugar? Dikatakan bahwa pada setiap makanan atau minuman yang dikonsumsinya, ia selalu menambahkan madu. Juga pada zaman Julius Caesar, ada anggota senat dengan usia yang tua masih terlihat sehat dan segar. Ketika ditanya apa rahasianya dia nampak demikian, mengatakan bahwa dia selalu mencampur madu dalam makanan, dan menghindari makanan yang mengandung lemak atau minyak. Masih banyak lagi tokoh-tokoh yang terkenal di dunia seperti Pythagoras, Democritus, Hipocrates, Aristoteles dsb. dapat mencapai umur melebihi dari usia rata-rata manusia. Di zaman sekarangpun pada daerah-daerah peternakan madu , seperti di Rusia, terdapat suatu keluarga yang rata-rata mencapai umur 90 bahkan sampai mencapai umur 100 tahun. Salah satu pekerja di peternakan tersebut bahkan mencapai umur 145 tahun, selama hidup tidak pernah diserang penyakit, walaupun sakit flu, pilek sekalipun atau kepala pusing. Putri Proklamator RI Mohammad Hatta mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta, mengungkapkan resep bagaimana agar terlihat tetap bugar, ternyata cukup dengan mengkonsumsi madu secara teratur. Hal itu membuktikan bahwa bagaimana ampuhnya madu bila dikonsumsi setiap hari, atau menjadi bahan tambahan setiap makanan atau minuman.

Kandungan madu
Mengapa madu mempunyai khasiat sangat menakjubkan itu? Ternyata setelah dianalisa, dalam kandungan madu terdapat bermacam-macam logam, vitamin, asam amino, asam organic dll. Misalnya logam mengandung Ca, Na, K, Fe, Cl, P, S,, J dan juga Mn,Si,Cr, Ni, Za dsb. Dalam vitamin mengandung vitamin A, B kompleks, C,D,E,K,H, dan beberapa vitamin dan provitamin yang penting bagi tubuh lainnya. Asam organik seperti asam laktat, oksalat, sitrat, tartrat, malat dll. Bahkan dalam madu itu sendiri terdapat zat yang disebut biogenetic stimulans yaitu zat yang dapat merangsang keaktifan pertumbuhan tubuh manusia, jadi dapat berfungsi sebagai regenerasi. Sedangkan asam amino yang bermanfaat, karbohidrat, gula dll pada madu juga terdapat banyak macamnya. Bila diukur dalam 1kg madu dapat mencapai 3.280 Kkal, setara dengan 50 butir telur, 5,7 liter susu, 25 buah pisang, 40 jeruk, 4 kg. kentang dan 1,68 kg. daging.

Madu untuk kesehatan
Ada berbagai cara menggunakan madu agar bermanfaat, tergantung dari kebiasaan di masing-masing negara. Secara umum penggunaan madu yang kita ketahui adalah sebagai campuran penganan seperti selai campur roti, kue-kue atau makanan lainnya. Dinegara kita Indonesia, madu dibuat untuk minuman kebugaran yang kita kenal STMJ (Susu, Telor, Madu dan Jae) . Minuman sehat ini menjadi menu tersendiri bagi penggemar makanan dan minuman kesehatan, yang berhasiat menambah stamina tubuh serta untuk menjaga kebugaran. Selain itu apabila madu dicampur dengan telor ayam kampung, berkhasiat sebagai obat kuat dan tetap sehat. Di negara-negara lain seperti Rusia, ada resep tersendiri yang sudah dikenal masyarakat di negara tersebut. Menurut resep yang diketahui tentang penggunaan madu sebagai obat adalah, orang dewasa memerlukan 100-200 gr. Madu di konsumsi 3 kali sehari. Sedangkan anak-anak membutuhkan 30-75 gr, juga diminum 3 kali sehari. Menurut penelitian, madu dapat menyembuhkan luka karena madu mempunyai daya antibiotik, didalamnya terdapat suatu zat yang bekerja sebagai stimulant sel-sel jaringan agar cepat pulih dan aktif pertumbuhannya. Dengan daya antibiotik kuman-kuman yang ada pada luka dapat dihambat keaktifannya bahkan sampai dibunuh sama sekali pertumbuhannya. Menurut resep yang diberikan oleh Ibnu Sina atau Avicenna, untuk penderita TBC paru-paru yaitu campuran beberapa gram madu dengan mahkota bunga mawar dimakan bersama. Dianjurkan pula agar pasien meminum madu setiap saat sebanyak 50-100 gr. guna membantu penyembuhannya. Dalam pepatah kuno menyebutkan bahwa madu dan susu adalah teman akrab bagi lambung dan usus kita. Maksud dari pepatah itu artinya didalam usus dan lambung, dengan madu akan lebih cepat proses penyembuhan.

Banyak produksi madu yang dikemas dalam botol-botol dengan berbagai ukuran dari kecil hingga ukuran besar. Produk tersebut dengan berbagai merk berasal dari propinsi di Indonesia seperti madu Sumbawa, madu Kalimantan dll. Disamping itu pengklasifikasian madu berdasarkan hasil spesifik dari nectar bunga. Hasil penelitian para ahli yang dipadukan secara langsung dari konsumen dan masyarakat penggemar madu, setiap jenis madu berasal dari sumber nectar yang berbeda, mempunyai manfaat yang berbeda pula. Namun secara umum khasiat dan manfaat madu tersebut hampir sama. Sebagai contoh madu dari berbagai macam bunga bermanfaat untuk penyakit jantung, darah tinggi, asma, maag/lever. Sedangkan madu dari bunga apel dapat meningkatkan daya tahan tubuh dsb. Adapun nectar bunga yang dihasilkan menjadi madu adalah berasal dari bunga karet, apel, jambu air, mangga, kapuk randu, klengkeng, rambutan, mahoni, durian dll. Dengan banyaknya beredar produk madu di Indonesia, membuat kita selektif memilih madu. Yang perlu diketahui bahwa madu tersebut sebaiknya sudah memenuhi SNI (Standard Nasional Indonesia) dikemas dengan memperhatikan segi kehigienannya. Madu yang baik, rendah kadar airnya. Karena semakin tinggi kadar airnya semakin mudah terjadi fermentasi dan semakin tinggi pula kadar alkoholnya. Madu-madu tersebut diatas diproduksi dari hasil budi daya lebah liar di pusat-pusat perlebahan. Untuk madu lebah liar khususnya yang berasal dari hutan liar, bisa dihasilkan madu khas yang mempunyai rasa pahit dan manis dengan warna hitam, merah, coklat dan hijau. Madu yang mempunyai warna dan rasa berbeda tersebut mempunyai khasiat berbeda pula. Seperti madu hitam pahit dapat menyembuhkan penyakit diabetes/kencing manis, batuk berdahak, radang tenggorokan, panas dalam,rheumatik, paru-paru, jantung dll. Madu merah pahit menyembuhkan penyakit asma, sesak nafas, diabetes, sakit persendian dll. Adapun madu hijau menguatkan jantung, kolesterol, asam urat, meningkatkan daya fitalitas, menghaluskan kulit, memutihkan kulit dll.

Demikian beberapa hal tentang madu yang sudah lama kita kenal selama ini. Dengan mengetahui kandungan dan manfaatnya serta pengalaman orang-orang yang telah mengkonsumsinya, maka kita akan lebih menempatkan madu sebagai makanan alami untuk berbagai kebutuhan kita baik kesehatan, kebugaran maupun kecantikan.

Jabotabek, 21 Maret 2012