Madu Untuk Kesehatan dan Kebugaran

Sejak jaman kuno sejarah telah mencatat kegunaan dari madu, baik itu untuk keperluan makanan, minuman, kecantikan maupun untuk kesehatan. Kebiasaan di negara kita dahulu, sewaktu bayi dilahirkan asupan pertama yang diberikan adalah madu, baru kemudian diberikan air susu ibu. Dari peninggalan kuno yang terdapat pada relief di Mesir, diketahui bahwa madu merupakan bahan utama untuk makanan dan kesehatan. Bahkan sejak masyarakat kuno, madu merupakan makanan yang mempunyai gizi yang tinggi selain untuk ramuan pengobatan beberapa penyakit.

Bikin awet muda
Benarkah madu membuat kita sehat dan awet muda? Kita mengenal Ibnu Sina seorang Tabib dan Sastrawan Islam (890-1037) mempunyai usia sampai 147 tahun, dalam usianya yang lebih dari satu abad, masih terlihat awet muda. Ketika ditanya apa rahasianya ia tetap segar bugar? Dikatakan bahwa pada setiap makanan atau minuman yang dikonsumsinya, ia selalu menambahkan madu. Juga pada zaman Julius Caesar, ada anggota senat dengan usia yang tua masih terlihat sehat dan segar. Ketika ditanya apa rahasianya dia nampak demikian, mengatakan bahwa dia selalu mencampur madu dalam makanan, dan menghindari makanan yang mengandung lemak atau minyak. Masih banyak lagi tokoh-tokoh yang terkenal di dunia seperti Pythagoras, Democritus, Hipocrates, Aristoteles dsb. dapat mencapai umur melebihi dari usia rata-rata manusia. Di zaman sekarangpun pada daerah-daerah peternakan madu , seperti di Rusia, terdapat suatu keluarga yang rata-rata mencapai umur 90 bahkan sampai mencapai umur 100 tahun. Salah satu pekerja di peternakan tersebut bahkan mencapai umur 145 tahun, selama hidup tidak pernah diserang penyakit, walaupun sakit flu, pilek sekalipun atau kepala pusing. Putri Proklamator RI Mohammad Hatta mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta, mengungkapkan resep bagaimana agar terlihat tetap bugar, ternyata cukup dengan mengkonsumsi madu secara teratur. Hal itu membuktikan bahwa bagaimana ampuhnya madu bila dikonsumsi setiap hari, atau menjadi bahan tambahan setiap makanan atau minuman.

Kandungan madu
Mengapa madu mempunyai khasiat sangat menakjubkan itu? Ternyata setelah dianalisa, dalam kandungan madu terdapat bermacam-macam logam, vitamin, asam amino, asam organic dll. Misalnya logam mengandung Ca, Na, K, Fe, Cl, P, S,, J dan juga Mn,Si,Cr, Ni, Za dsb. Dalam vitamin mengandung vitamin A, B kompleks, C,D,E,K,H, dan beberapa vitamin dan provitamin yang penting bagi tubuh lainnya. Asam organik seperti asam laktat, oksalat, sitrat, tartrat, malat dll. Bahkan dalam madu itu sendiri terdapat zat yang disebut biogenetic stimulans yaitu zat yang dapat merangsang keaktifan pertumbuhan tubuh manusia, jadi dapat berfungsi sebagai regenerasi. Sedangkan asam amino yang bermanfaat, karbohidrat, gula dll pada madu juga terdapat banyak macamnya. Bila diukur dalam 1kg madu dapat mencapai 3.280 Kkal, setara dengan 50 butir telur, 5,7 liter susu, 25 buah pisang, 40 jeruk, 4 kg. kentang dan 1,68 kg. daging.

Madu untuk kesehatan
Ada berbagai cara menggunakan madu agar bermanfaat, tergantung dari kebiasaan di masing-masing negara. Secara umum penggunaan madu yang kita ketahui adalah sebagai campuran penganan seperti selai campur roti, kue-kue atau makanan lainnya. Dinegara kita Indonesia, madu dibuat untuk minuman kebugaran yang kita kenal STMJ (Susu, Telor, Madu dan Jae) . Minuman sehat ini menjadi menu tersendiri bagi penggemar makanan dan minuman kesehatan, yang berhasiat menambah stamina tubuh serta untuk menjaga kebugaran. Selain itu apabila madu dicampur dengan telor ayam kampung, berkhasiat sebagai obat kuat dan tetap sehat. Di negara-negara lain seperti Rusia, ada resep tersendiri yang sudah dikenal masyarakat di negara tersebut. Menurut resep yang diketahui tentang penggunaan madu sebagai obat adalah, orang dewasa memerlukan 100-200 gr. Madu di konsumsi 3 kali sehari. Sedangkan anak-anak membutuhkan 30-75 gr, juga diminum 3 kali sehari. Menurut penelitian, madu dapat menyembuhkan luka karena madu mempunyai daya antibiotik, didalamnya terdapat suatu zat yang bekerja sebagai stimulant sel-sel jaringan agar cepat pulih dan aktif pertumbuhannya. Dengan daya antibiotik kuman-kuman yang ada pada luka dapat dihambat keaktifannya bahkan sampai dibunuh sama sekali pertumbuhannya. Menurut resep yang diberikan oleh Ibnu Sina atau Avicenna, untuk penderita TBC paru-paru yaitu campuran beberapa gram madu dengan mahkota bunga mawar dimakan bersama. Dianjurkan pula agar pasien meminum madu setiap saat sebanyak 50-100 gr. guna membantu penyembuhannya. Dalam pepatah kuno menyebutkan bahwa madu dan susu adalah teman akrab bagi lambung dan usus kita. Maksud dari pepatah itu artinya didalam usus dan lambung, dengan madu akan lebih cepat proses penyembuhan.

Banyak produksi madu yang dikemas dalam botol-botol dengan berbagai ukuran dari kecil hingga ukuran besar. Produk tersebut dengan berbagai merk berasal dari propinsi di Indonesia seperti madu Sumbawa, madu Kalimantan dll. Disamping itu pengklasifikasian madu berdasarkan hasil spesifik dari nectar bunga. Hasil penelitian para ahli yang dipadukan secara langsung dari konsumen dan masyarakat penggemar madu, setiap jenis madu berasal dari sumber nectar yang berbeda, mempunyai manfaat yang berbeda pula. Namun secara umum khasiat dan manfaat madu tersebut hampir sama. Sebagai contoh madu dari berbagai macam bunga bermanfaat untuk penyakit jantung, darah tinggi, asma, maag/lever. Sedangkan madu dari bunga apel dapat meningkatkan daya tahan tubuh dsb. Adapun nectar bunga yang dihasilkan menjadi madu adalah berasal dari bunga karet, apel, jambu air, mangga, kapuk randu, klengkeng, rambutan, mahoni, durian dll. Dengan banyaknya beredar produk madu di Indonesia, membuat kita selektif memilih madu. Yang perlu diketahui bahwa madu tersebut sebaiknya sudah memenuhi SNI (Standard Nasional Indonesia) dikemas dengan memperhatikan segi kehigienannya. Madu yang baik, rendah kadar airnya. Karena semakin tinggi kadar airnya semakin mudah terjadi fermentasi dan semakin tinggi pula kadar alkoholnya. Madu-madu tersebut diatas diproduksi dari hasil budi daya lebah liar di pusat-pusat perlebahan. Untuk madu lebah liar khususnya yang berasal dari hutan liar, bisa dihasilkan madu khas yang mempunyai rasa pahit dan manis dengan warna hitam, merah, coklat dan hijau. Madu yang mempunyai warna dan rasa berbeda tersebut mempunyai khasiat berbeda pula. Seperti madu hitam pahit dapat menyembuhkan penyakit diabetes/kencing manis, batuk berdahak, radang tenggorokan, panas dalam,rheumatik, paru-paru, jantung dll. Madu merah pahit menyembuhkan penyakit asma, sesak nafas, diabetes, sakit persendian dll. Adapun madu hijau menguatkan jantung, kolesterol, asam urat, meningkatkan daya fitalitas, menghaluskan kulit, memutihkan kulit dll.

Demikian beberapa hal tentang madu yang sudah lama kita kenal selama ini. Dengan mengetahui kandungan dan manfaatnya serta pengalaman orang-orang yang telah mengkonsumsinya, maka kita akan lebih menempatkan madu sebagai makanan alami untuk berbagai kebutuhan kita baik kesehatan, kebugaran maupun kecantikan.

Jabotabek, 21 Maret 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s